Buletin El Fata
Edisi 6 Jum’at 5 Juli 2019 / 2 Dzulqo'dah 1440 H
Ajaran
Islam tersebar ke muka bumi tidak lepas dari peran para ulama. Ulama adalah
orang-orang yang ikhlas dan sabar membimbing umat manusia menuju kepada agama
Allah. Oleh karena itu Allah sangat memulyakan mereka. Kitapun juga dituntut
untuk memulyakan mereka. Berikut keistimewaan para ulama :
Mereka
adalah pewaris para Nabi,
و فضلُ العالمِ على العابدِ كفضلِ
القمرِ على سائرِ الكواكبِ ، و إنَّ العلماءَ ورثةُ الأنبياءِ ، إنَّ الأنبياءَ لم
يُورِّثوا دينارًا و لا درهمًا ، إنما ورَّثوا العلمَ ، فمن أخذه أخذ بحظٍّ وافرٍ
“Keutamaan
orang ‘alim atas orang ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan pada malam
purnama atas seluruh bintang-bintang. Sesungguhnya Para ulama adalah pewaris
para Nabi. Sesungguhnya para Nabi tidaklah mewariskan dinar maupun dirham,
tetapi mereka mewariskan ilmu. Maka bafrangsiapa yang mau mengambilnya, sesungguhnya
dia telah mengambil bagian yangsempurna.” (HR. Ahmad dan dalam At-trghieb, 70)).
Dan
disebutkan dalam hadits Abu Umamah dia berkata: “Disebutkan pada Rasulullah dua
lelaki, salah satunya gemar beribadah dan yang satu pemilik ilmu, maka
Rasulullah bersabda :
فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ
كَفَضْلِى عَلَى أَدْنَاكُمْ. ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-
إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ حَتَّى
النَّمْلَةَ فِى جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ
النَّاسِ الْخَيْرَ
“Keutamaan seorang pemilik ilmu dibanding orang yang
gemar beribadah seperti keutamaan diriku dibanding orang yang paling rendah
dari kalian.” Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya
serta penduduk langit dan bumi sampai semut dalam lubangnya, sampai ikan,
mereka bershalawat (mendoakan) kebaikan bagi para pengajar manusia.” (HR.At-Tirmidzy, no.2685 dalam dalam At-Targhib, no. 91) .
Penjelasan
ini disebutkan dalam kitab Irsyad-ul ‘Ibad karya Syaikh Utsman bin Shihabuddin
al-Funtiani. Beliau mengatakan biasakanlah atas diri kamu dengan bersama duduk
[dengan] ulama’ yang berbuat ‘amal dengan ilmunya dan menuntut mendengar
perkataan aulia Allah yang mempunyai ilmu. Bersama mereka akan menghidupkan
hati yang mati dan melunakkan hati yang keras. (Syaikh Utsman bin Shihabuddin
al-Funtiani, Kitab Irsyadul 'Ibad: 4).
Al-Bantani
memberi penjelasan bahwa yang dimaksudkan dengan ulama ialah orang-orang alim
yang mengamalkan ilmunya dan hukama’ yakni orang-orang yang mengetahui atau
mengenal zat Allah Taala, yang betul dan tepat dalam perkataan dan perbuatan
mereka. (Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani, Nasha-ihul Ibad: 4).
Selanjutnya beliau juga mengklasifikasikan ulama
kepada tiga kategori.
Pertama,
Ulama yang alim tentang hukum-hukum, mereka adalah ashhab al-fatwa, yakni
mempunyai hak untuk memberi fatwa.
Kedua, Ulama
yang alim dan arif akan dzat Allah (ulama tauhid) saja . Mereka ini adalah
golongan hukama. Bergaul, berdamping dengan mereka menjadikan akhlak kita
terdidik, karena dari hati mereka bersinar cahaya ma’rifatullah dan terbit dari
sirr mereka cahaya keagungan Allah.
Ketiga, ulama yang memiliki kedua sifat di atas, mereka itu
kubara’. Maka bergaul dengan ahlullah mendatangkan ahwal yang mulia.
رواه الخطيب البغدادي عن جابر .أكْرِمُوا العُلَمَاءَ فإنَّهُمْ وَرَثَةُ
الأَنْبِيَاءِ، فَمَنْ أكرَمَهُمْ فَقَدْ أَكْرَمَ الله وَرَسُولَهُ :وقال صلى الله عليه وسلم
Nabi
shallallahu ‘alaihi wasallam. bersabda : “Hendaknya kamu semua memuliakan
para ulama, karena mereka itu adalah pewaris para Nabi, maka barangsiapa
memuliakan mereka berarti memuliakan Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Al Khatib
Al Baghdadi dari Jabir ra., Kitab Tanqihul Qaul)
أَخْبَرَنَا
مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ دَاوُدَ بْنِ شَابُورَ سَمِعَ
شَهْرَ بْنَ حَوْشَبٍ يَقُولُ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ يَا بُنَيَّ لَا
تَعَلَّمْ الْعِلْمَ لِتُبَاهِيَ بِهِ الْعُلَمَاءَ أَوْ تُمَارِيَ بِهِ
السُّفَهَاءَ وَتُرَائِيَ بِهِ فِي الْمَجَالِسِ وَلَا تَتْرُكْ الْعِلْمَ
زَهَادَةً فِيهِ وَرَغْبَةً فِي الْجَهَالَةِ وَإِذَا رَأَيْتَ قَوْمًا
يَذْكُرُونَ اللَّهَ فَاجْلِسْ مَعَهُمْ إِنْ تَكُنْ عَالِمًا يَنْفَعْكَ عِلْمُكَ
وَإِنْ تَكُنْ جَاهِلًا عَلَّمُوكَ وَلَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِمْ
بِرَحْمَتِهِ فَيُصِيبَكَ بِهَا مَعَهُمْ وَإِذَا رَأَيْتَ قَوْمًا لَا
يَذْكُرُونَ اللَّهَ فَلَا تَجْلِسْ مَعَهُمْ إِنْ تَكُنْ عَالِمًا لَمْ
يَنْفَعْكَ عِلْمُكَ وَإِنْ تَكُنْ جَاهِلًا زَادُوكَ غَيًّا أَوْ عِيًّا
وَلَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِمْ بِسَخَطٍ فَيُصِيبَكَ بِهِ مَعَهُمْ
Telah
mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ahmad telah menceritakan kepada kami
Sufyan dari Daud bin Syabur ia mendengar Syahr bin Hausyab berkata: ” Luqman
berkata kepada anaknya: ‘Wahai anakku, janganlah kamu mempelajari ilmu untuk
menandingi para ulama, atau untuk berbantah-bantahan dengan orang-orang bodoh
atau untuk berbuat riya dalam majlis-majlis, dan janganlah kamu meninggalkan
ilmu karena tidak selera terhadapnya(malas belajar) dan senang dalam kebodohan.
Jika kamu melihat suatu kaum berdzikir kepada Allah, duduklah bersama mereka,
sebab Jikalah engkau menjadi seorang alim, ilmumu akan memberi manfaat kepadamu
dan jika kamu menjadi orang bodoh mereka akan mengajarimu, siapa tahu Allah
membukakan rahmatNya untuk mereka sehingga kamu juga memperolehnya bersama
mereka. Sebaliknya jika kamu melihat suatu kaum yang tidak berdzikir kepada
Allah, janganlah duduk bersama mereka, karena jika kamu seorang alim, ilmumu
tidak akan memberi manfaat, dan jika kamu seorang yang bodoh, mereka tidak
menambah kepadamu kecuali kebodohan. Siapa tahu Allah menimpakan murka-Nya,
sehingga murka-Nya juga menimpamu bersama mereka’ “. (HR. Ad Darimi No.383). (eiruelamirudin@gmail.com).


maimun zubair
BalasHapusmaimun zubair muda
maimun zubair profil
maimun zubair dukung prabowo
maimun zubair bin
maimun zubair istri
maimun zubair terbaru
maimun zubair nu
maimun zubair png
maimun zubair quotes
maimun zubair lahir
maimun zubair abdullah ubab
maimun zubair ppp
maimun zubair anak
maimun zubair meninggal dunia
maimun zubair wafat
maimun zubair meninggal
maimun zubair tentang guru
maimun zubair gus najih
maimun zubair jokowi
maimun zubair salah doa
maimun zubair adalah
maimun zubair arab
maimun zubair asal
maimun zubair ahok
maimun zubair gus abdur rouf
maimun zubair gus abdul ghofur
kyai maimun zubair ahok
maimun zubair bahasa arab
kh maimun zubair tentang ahok
mbah maimun zubair bulan april
abah maimun zubair
maimun zubair biografi
maimun zubair biodata
maimun zubair berasal dari
kh maimun zubair biografi
kata kata mbah maimun zubair bahasa jawa
mbah maimun zubair tentang bank
mbah maimun zubair
maimun zubair ceramah
maimun zubair cium tangan jokowi
kh maimun zubair cium tangan kh hasyim muzadi
mbah maimun zubair ceramah
www.kh maimun zubair.com
kh maimun zubair dan cak nun
maimun zubair dan istri
maimun zubair died
maimun zubair dan gus dur
maimun zubair dukung jokowi
maimun zubair dukung siapa
maimun zubair doa
maimun zubair doa prabowo
maimun zubair di nu
kyai maimun zubair dukung prabowo
kh maimun zubair dukung prabowo
mbah maimun zubair dukung prabowo
mbah maimun zubair dukung jokowi
kh maimun zubair dan jokowi
kh maimun zubair dukung prabowo 2019
anak maimun zubair dukung prabowo
kyai maimun zubair dukung siapa
maimun zubair foto
maimun zubair fadli zon
maimun zubair gus yasin
maimun zubair gus dur
maimun zubair gus idror
maimun zubair gus muhammad wafi
maimun zubair guru
kh maimun zubair tentang guru
gus maimun zubair
nasihat maimun zubair untuk guru
pesan maimun zubair untuk guru
maimun zubair heni maryam
kh maimun zubair habib rizieq
kh maimun zubair haul gus dur
foto mbah maimun zubair hd
haji maimun zubair
mbah maimun zubair dan habib luthfi
kh maimun zubair dan habib rizieq
h maimun zubair
kh maimun zubair tentang habib rizieq
maimun zubair itu siapa
maimun zubair islam nusantara
kh maimun zubair ijtima ulama
mbah maimun zubair islam nusantara
idror maimun zubair
ijazah maimun zubair
kh maimun zubair jokowi
maimun zubair pilih jokowi
kh maimun zubair jimat kalimosodo
doa maimun zubair jokowi
doa kh maimun zubair jokowi
kh maimun zubair punjering jagad
kh maimun zubair tentang jodoh
kh maimun zubair mendukung jokowi
doa maimun zubair untuk jokowi