Buletin El Fata
Sebagai
seorang hamba Allah yang memiliki iman dan sadar akan kewajibannya di dunia ini
tentulah kita menginginkan untuk selalu menuntut dan menambah ilmu pengetahuan.
Namun ilmu Allah yang tersebar di jagat raya ini sungguh teramat luas. Tidak
ada satu makhluk pun yang mampu menguasai ilmu Allah. Bahkan jikalau seluruh
makhluk ciptaan Allah bersatu untuk memahami ilmu Allah mereka tidak akan
mampu. Karena sebagai manusia, usia kita sangat terbatas maka perlu memilih dan
memilah untuk meraih ilmu-ilmu yang baik dan benar-benar berguna bagi diri
sendiri maupun orang lain. Kita berharap
agar memperoleh ilmu yang benar-benar efektif, berdaya guna dan berhasil untuk
kemaslahatan hidup di dunia dan di akhirat. Satu-satunya ilmu yang membawa
kemulyaan dunia dan akhirat adalah ilmu
yang bersumber dari Al Qur’an dan Hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam.
Imam
Al-Ghazali dalam Bidayatul Hidayah menjelaskan secara rinci ciri-ciri ilmu yang
bermanfaat.
والعلم النافع هو ما يزيد في خوفك من الله تعالى، ويزيد في بصيرتك بعيوب نفسك، ويزيد في معرفتك بعبادة ربك، ويقلل من رغبتك في الدنيا، ويزيد في رغبتك في الآخرة، ويفتح بصيرتك بآفات أعمالك حتى تحترز منها، ويطلعك على مكايد الشيطان وغروره،
Artinya,
“Ilmu yang bermanfaat adalah menambah rasa takutmu kepada Allah, menambah
kebijaksanaanmu dengan aib-aib dirimu, menambah rasa makrifat dengan beribadah
kepada Tuhanmu, serta meminimalisasi kecintaanmu terhadap dunia, dan menambah
kecintaanmu kepada akhirat, membuka pandanganmu atas perbuatan jelekmu, hingga
kau dapat menjaga diri dari hal itu, serta membebaskanmu dari tipu daya setan,”
(Lihat Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali, Bidayatul Hidayah, [Kairo: Maktabah Madbuli,
1993 M], halaman 38).
Dari
penjelasan Al-Ghazali di atas, bisa diperinci bahwa ciri-ciri ilmu yang
bermanfaat adalah sebagai berikut:
Pertama, menambah rasa takut kita kepada Allah SWT.
Kedua, kita semakin menyadari aib-aib yang telah kita
lakukan.
Ketiga, bertambahnya makrifat kita kepada Allah dengan
semakin banyak beribadah kepada-Nya.
Keempat, berusaha untuk meminimalisasi cinta kita kepada
dunia.
Kelima, menambah rindu dan cinta kita kepada amal akhirat.
Keenam, mengoreksi perbuatan-perbuatan kita yang tercela dan
berusaha untuk menghindar dari perbuatan tersebut.
Ketujuh, selalu dijauhkan dari tipudaya setan.
Sungguh
beruntung mereka yang mau mencari ilmu, mengamalkan, dan mengajarkannya. Mereka
yang memiliki ilmu bermanfaat tentu akan terhindar dari sabda Nabi Shallallahu
‘alaihi Wassallam berikut:
أَشَدُّ الناَّسِ عَذَاباً يَوْمَ
القِياَمَةِ عَالِمٌ لَمْ يَنْفَعْهُ عِلْمُهُ (الطبرانى، وابن عدي، والبيهقى فى
شعب الإيمان عن أبى هريرة(
“Kelak,
manusia yang paling pedih siksanya di hari kiamat adalah orang berilmu yang
tidak bermanfaat ilmunya.” (HR.
Thabrani, Ibnu Adiy dan Baihaqi dari Abu Hurairah).
Dengan
ancaman tersebut membuat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
perlindungan kepada Allah Ta’ala dari ilmu yang tidak bermanfaat, yaitu doa beliau:
اللهم إني أعوذ بك من علم لا ينفع ومن
قلب لا يخشع ومن نفس لا تشبع ومن دعوة لا يستجاب لها
“Ya
Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat,
dari hati yang tidak mau tunduk (kepada-Mu), dari jiwa yan tidak pernah puas (dengan pemberian-Mu),
dan dari do’a yang tidak dikabulkan”(HR
Muslim dalam “Shahih Muslim” (no. 2722)).
Berniat
mengamalkan ilmu adalah keharusan, namun jika belum dapat diamalkan setidaknya
ilmu tersebut diturunkan atau diajarkan kepada manusia agar ilmu tersebut
bermanfaat menjadi amal jariyah untuk pemilik ilmu. Rasulullah Shollallahu
Alaihi Wa Sallam bersabda, :
إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ
عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ
وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika
seseorang telah wafat, maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal; sedekah yang
pahalanya terus mengalir, ilmu yang dimanfaatkan (diamalkan dan diajarkan)
, dan anak saleh yang mendoakannya.”
(HR. Muslim, Nasai 3666, dan Turmudzi
1432 )
الظاهر أن الحديث عام ، كل علم ينتفع
به فإنه يحصل له الأجر ، لكن على رأسها وقمتها العلم الشرعي ، فلو فرضنا أن
الإنسان توفي وقد علم بعض الناس صنعة من الصنائع المباحة ، وانتفع بها هذا الذي
تعلمها فإنه ينال الأجر ، ويؤجر على هذا
Secara
teks hadis, ilmu disini sifatnya umum, semua ilmu yang bermanfaat, bisa
mendatangkan pahala. Hanya saja, yang paling bermanfaat adalah ilmu syariah.
Andai ada orang yang wafat, dan dulu dia pernah mengajarkan tentang ketrampilan
yang mubah, dan itu bermanfaat bagi orang yang diajari, maka dia mendapatkan
pahala dan juga diberi pahala untuk memberikan ilmu semacam ini. (Liqaat Bab al-Maftuh, 117/16).
Singkatnya,
orang yang berilmu bukan yang pandai berdebat, berceramah, mengeritik setiap
orang, tapi ilmu yang membuat kita semakin takut kepada Allah. Pengertian
demikian telah dituangkan Allah dalam firman-Nya:
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ
عِبَادِهِ الْعُلَمَاء إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ
“Sesungguhnya
yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama (orang-orang
yang berilmu). “ (QS. Fathir [35] :
28).
(eiruelamirudin@gmail.com).


ilmu yang bermanfaat
BalasHapusilmu yang bermanfaat adalah ilmu
ilmu yang bermanfaat akan menjadi bentuk
ilmu yang bermanfaat hukumnya
ilmu yang bermanfaat bahasa arab
ilmu yang bermanfaat anak sholeh
ilmu yang bermanfaat untuk orang lain
ilmu yang bermanfaat quotes
ilmu yang bermanfaat sedekah jariah
ilmu yang bermanfaat amal jariyah
ilmu yang bermanfaat dalam islam
ilmu yang bermanfaat doa
ilmu yang bermanfaat bagi orang lain
ilmu yang bermanfaat seperti apa
ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan dan
ilmu yang bermanfaat itu seperti apa
ilmu yang bermanfaat dalam bahasa arab
ilmu yang bermanfaat artinya
ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dibagikan
ilmu yang bermanfaat doa anak sholeh
ilmu yang bermanfaat hukumnya dituntut dan dipelajari
ilmu yang bermanfaat adalah amal jariyah
ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang brainly
ilmu yang bermanfaat amalan yang diterima
ilmu yang bermanfaat almanhaj
ilmu yang bermanfaat dunia akhirat
ilmu yang bermanfaat dalam al quran
mendapat ilmu yang bermanfaat adalah titik-titik setiap murid
mendapat ilmu yang bermanfaat adalah
mendapat ilmu yang bermanfaat adalah titik-titik siswa
mendapat ilmu yang bermanfaat adalah setiap murid
ilmu yang bermanfaat tulisan arab
ilmu yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat
ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan
contoh ilmu yang bermanfaat bagi orang lain
ilmu yang bermanfaat dan barokah
ilmu yang bermanfaat itu bagaimana
ilmu yang bermanfaat akan menjadi bentuk... bagi pemiliknya
sesungguhnya ilmu bermanfaat yang bisa mengantarkan seseorang mengenalkan
ilmu yang bermanfaat rezeki yang baik
ilmu sejarah bermanfaat bagi manusia sebab dengan mempelajari sejarah manusia dapat
bagaimana ilmu yang bermanfaat itu jelaskan
berbagi ilmu yang bermanfaat
hakikat ilmu yang bermanfaat menurut buku adabut tholibin
belajar ilmu yang bermanfaat
jelaskan ilmu yang bermanfaat dan barokah
contoh ilmu yang bermanfaat
ciri ilmu yang bermanfaat
contoh ilmu yang bermanfaat untuk orang lain
ceramah ilmu yang bermanfaat
contoh ilmu yang bermanfaat dalam islam
carilah ilmu yang bermanfaat
cerpen ilmu yang bermanfaat
pengertian ilmu yang bermanfaat dan contohnya
cara mendapat ilmu yang bermanfaat
bagaimana ciri ilmu yang bermanfaat itu jelaskan
cara memperoleh ilmu yang bermanfaat
cara mencari ilmu yang bermanfaat
contoh pidato ilmu yang bermanfaat
cerita tentang ilmu yang bermanfaat
ceramah singkat ilmu yang bermanfaat
sebutkan contoh ilmu yang bermanfaat
cara meraih ilmu yang bermanfaat
pantun carilah ilmu yang bermanfaat
cara mengamalkan ilmu yang bermanfaat
ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat
ilmu yang bermanfaat disebut
semoga ilmu yang didapat bermanfaat
ilmu yang bermanfaat amal jariyah doa anak sholeh
semoga ilmu yang diberikan bermanfaat
ilmu yang bermanfaat untuk masa depan
ilmu dunia bermanfaat untuk
ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan
dalil ilmu yang bermanfaat