Sabtu, 26 Juni 2021

DENGKUL DAN PINGGUL

Jum at 25 June 2021

Oleh : Dahlan Iskan


DENGKUL DAN PINGGUL


IA pengusaha kaya. Punya pabrik kecap dan saus. Punya kebun durian. Vilanya di lereng gunung Penanggungan besar dan indah.

Waktu saya ke vila itu lagi, bulan lalu, ada lift baru. Padahal vila itu hanya 2 lantai. Dulu tidak ada lift itu.

Rupanya ia tidak tahan lagi: lutut kirinya kesakitan –untuk naik tangga. Problem lutut kanannya sudah hilang. Sejak dioperasi di Singapura beberapa tahun sebelumnya.

Pandemi membuat ia tidak bisa ke luar negeri. Kesakitan lutut yang satunya ia atasi dengan membangun lift. Masalahnya, lutut tidak hanya untuk naik tangga. Ia harus ke kebun. Ia harus ke pabrik.

Akhirnya ia putuskan: operasi ganti lutut di Surabaya saja. Berhasil. "Bahkan tidak sesakit waktu operasi di Singapura," katanya.

Saat saya kembali ke vilanya itu saya tidak tahu kalau ia baru ganti lutut. Jalannya biasa saja. Hanya karena saya mempertanyakan mengapa membangun lift ia bercerita semuanya.

"Akhirnya lift ini dibangun untuk tidak dipakai," guraunya. Dan karena operasinya di Surabaya maka harga lift itu menjadi jauh lebih mahal dari harga lutut barunya.

Teman saya yang lain juga mengeluhkan lutut. Wanita. Umur 55 tahun. Pegiat kebugaran untuk dirinyi sendiri. Dia sudah membuat rencana untuk operasi lutut di Jerman. Dia juga sudah minta info kepada redaktur olahraga Harian Disway: di mana bintang-bintang sepak bola Eropa itu operasi kaki. Penjajakan ke Jerman pun dilakukan secara online. Ke RS di Munchen. Biaya tidak ada masalah.

Sebelum menjajaki Jerman dia sudah observasi kemungkinan operasi ganti lutut di Singapura. Persiapan juga sudah dilakukan. Tapi dia mantap yang di Jerman itu.

Keputusan akhirnya: dia operasi di Surabaya. Teman-teman Tionghoanya pun setengah menertawakannyi. Setengah lagi mencibirkan. Kok mempertaruhkan operasi begitu penting di dalam negeri. Di Surabaya pula.

Memang banyak rumah sakit hebat di Surabaya. Tapi dia melakukan operasinya tidak di situ. Rumah sakit yang dia pilih ini mungkin hanya pernah di dengar oleh kalangan tertentu di sebagian wilayah Surabaya Utara: RS Al Irsyad. Lokasinya di daerah yang padat di Jalan KH Mas Mansyur Surabaya.

"Awalnya waktu memasuki Jalan Mas Mansyur ini hati saya kecil. Kok begini padat. Tapi setelah lihat rumah sakitnya agak terhibur," katanyi.

Lalu dia kaget-senang setelah memasukinya. Bagus sekali. Tidak menyangka," tambahnyi.

Lebih kaget lagi dia lihat ada beberapa pasien Tionghoa di situ. "Saya pikir hanya akan saya sendiri yang pasien Tionghoa. Saya pikir semua pasiennya orang Arab," katanyi.

Daerah itu memang dikenal sebagai kampung Arab. Letak RS itu memang hanya sepelemparan batu dari Masjid Ampel dan makam Sunan Ampel.

Di Surabaya kampung Arab itu berada di sebelah Pecinan kawasan Kembang Jepun.

Memang Al Irsyad punya gedung baru. Sembilan lantai. Letaknya di seberang RS Al Irsyad yang lama.

Pemain Madura United Andik Rendika Rama menjalani operasi di RS Al Irsyad

Dari lantai atas gedung baru ini terlihat masjid Ampel. Terlihat juga keindahan jembatan Suramadu. Ada jembatan penghubung gedung lama dan gedung baru. Yang melintas di atas Jalan KH Mas Mansyur. Jembatan itu hampir selesai dibangun.

Jembatan itu tidak hanya akan dipakai lalu lintas orang dan barang. Pun dokumen medis, obat, dan hasil lab dikirim lewat situ: pakai teknologi pelontar. Di gedung baru itu ada empat ruang operasi, kamar-kamar VIP, fasilitas melahirkan dan operasi orthopedi.

Desain gedungnya, ruangannya, finishing-nya, pilihan materialnya, dan warnanya mengesankan sangat modern. "Kami terinspirasi oleh RS modern di Turki dan RS baru di Jogja," ujar dr Ahmad Bakarman, direktur RS Al Irsyad.

Dengan gedung baru itu, kata Bakarman, Al Irsyad memilih dua unggulan layanan: orthopedi dan kelahiran bayi. Itulah sebabnya ahli orthopedi terkemuka Surabaya Prof Dr Dwikora ada di RS ini.

Mengikuti jalannya operasi lutut di Al Irsyad yang baru.

Dwikora, 57 tahun, asli Universitas Airlangga. Pendidikan dokter, spesialis 1, spesialis 2, doktor, dan guru besarnya di Unair. Ia beberapa kali ke Jepang memperdalam keahliannya.

Ia lahir di Jember. Sekolahnya di SD Katolik di kota itu. Lalu ke SMP dan SMA Negeri. Saat di SMA, Dwi masuk RS selama sebulan: kena tifus. Saat itulah Ia terpikir untuk jadi dokter.

Prof Dwikora tidak berhenti sebagai ilmuwan. Ia terus melakukan penelitian di bidangnya. Yang terakhir soal tulang rawan.

Kerusakan tulang rawan begitu sulit diperbaiki. Itu karena di tulang rawan tidak ada saluran darah. Juga tidak memiliki syaraf. Tulang rawan yang aus, atau rusak, tidak bisa tumbuh lagi.

Di luar negeri, katanya, sudah ada bahan untuk menambal tukang rawan. Tapi mahalnya ampun-ampun. Tidak akan terjangkau oleh pasien Indonesia.

Itulah yang ingin ia atasi. Dengan bahan lokal yang aman: bubuk tulang rawan sapi yang dipilih dan diproses secara khusus. Uji coba terhadap binatang sudah dilakukan. Sudah selesai. Sudah terbukti. Jurnal internasional sudah banyak ia publikasikan.

Setahun terakhir ia mulai mencoba untuk manusia. Hanya pasien yang bersedia menjalaninya saja yang mendapat layanan seperti itu. Sudah sekitar 10 orang pasien yang mau mengikuti uji coba itu.

Di Indonesia memang baru Prof Dwikora yang melakukannya. "Hasilnya sangat baik," ujarnya.

Tapi Prof Dwi belum berani memublikasikan di jurnal internasional. "Yang saya publikasikan baru tulisan yang bersifat case report. Belum jurnal," katanya.

Untuk penelitiannya itu, Prof  Dwi bekerja sama dengan bank jaringan milik Unair. Yang sudah memproduksi jaringan apa saja. Dalam bentuk bubuk. Penelitian di bank jaringan Unair memang sudah sangat maju. Tepung tulang rawan sapi itu dicampur stem cell. Untuk disatukan dengan tulang rawan pasien yang harus diperbaiki.

Menurut Prof Dwi, keahlian dokter Indonesia di bidang pinggul dan lutut sudah sejajar di negara maju. Tidak boleh diragukan lagi. Ganti tulang pinggul dan ganti lutut sudah sangat mahir.

Ahlinya pun sudah banyak. Mereka punya perkumpulan ahli pinggul dan lutut: IHKS (Indonesian hip knee society). Anggotanya harus dokter orthopedi yang punya minat khusus pada kasus pinggul dan lutut. Di Surabaya ada 7 orang ­–dari 77 se-Indonesia.

"Dokternya sudah lari. Tinggal perawatnya yang terus kita bina. Kita ikutkan pendidikan-pendidikan kami," katanya.

Dua kekurangan lainnya adalah kualitas manajemen rumah sakit dan kualitas ruang operasi. "Tidak semua ruang operasi bisa dipakai untuk operasi pinggul dan lutut," katanya.

Persyaratan itulah yang ia kenakan ketika RS Al Irsyad memintanya bergabung. Semua keinginan Prof Dwi harus dipenuhi. Dan itu berarti harus membangun gedung baru.

Gedung lamanya sudah tidak bisa dikembangkan. Itulah gedung yang asalnya rumah tiga kapling milik AR Baswedan –kakek Gubernur Jakarta sekarang, Prof Anies Baswedan PhD.

Rumah tersebut di tahun 1970-an disumbangkan ke Yayasan Al Irsyad asal digunakan untuk rumah sakit. Anies sempat ke RS lama itu saat ia menjabat menteri pendidikan.


Pandemi ternyata menambah kepercayaan orang-orang kaya pada kemampuan dokter bangsa sendiri.(Dahlan Iskan)


https://www.disway.id/r/1357/dengkul-dan-pinggul#.YNTypKhv9KY

Sabtu, 22 Mei 2021

ALASAN MENOLAK VAKSIN

 *Usai Vaksinisasi, 20 Lansia Meninggal Dunia Di Semarang*

Innalillahi wa Inna Illaihi Rojiun

https://www.merdeka.com/peristiwa/usai-vaksinasi-covid-19-20-lansia-di-semarang-meninggal-dunia-akibat-komorbid.html


Presiden Zambia DR. Nevers Mumba menolak vaksin apapun, *"KAMI MUNGKIN MISKIN, TAPI KAMI TIDAK BODOH."*


Percaya Pandemi?

Di Indonesia, rezim beli Vaksin dgn anggaran Triliunan, Jutaan Rakyat Sudah di Vaksin, tapi tetap *BANYAK LARANGAN.*

jadi apa fungsinya di Vaksin? 

*#mikirkenceng*


*Siti Fadilah: Tak Ada Sejarahnya Pandemi Bisa Dihentikan Oleh Vaksin*

https://www.portal-islam.id/2021/04/siti-fadilah-tidak-ada-sejarahnya.html


Negara produsen vaksin aja ngaku, 

*Pengakuan Langka Pejabat Cina Akui Vaksinnya Kurang Efektif*

https://www.kompas.com/global/read/2021/04/12/082840770/pengakuan-langka-pejabat-china-akui-vaksinnya-kurang-efektif


*Vaksin  Corona Memakai mRNA yang Bisa Membunuh (Ini Eksperimen Genetik)*

https://www.law-justice.co/artikel/102111/vaksin-corona-memakai-mrna-yang-bisa-membunuh-ini-eksperimen-genetik/


*Ilmuwan Pentagon Kembangkan Microchip Yang Bisa Deteksi COVID-19, Ditanam dibawah Kulit*

https://www.tribunnews.com/internasional/2021/04/14/ilmuwan-pentagon-kembangkan-microchip-yang-bisa-deteksi-covid-19-ditanam-di-bawah-kulit


_Serba serbi Covid-19 & Vaksinisasi di Indonesia._

Walau yg meninggal disanggah oleh pemerintah bukan akibat vaksin tapi karena penyakit bawaan, faktanya cukup banyak yg meninggal beberapa jam/hari setelah di vaksin, termasuk dokter, nakes, guru, polisi dll. 


*2 Pejabat Kecamatan Subang Meninggal, Sempat di vaksin sebelumnya*

https://www.tribunnews.com/regional/2021/04/05/2-pejabat-kecamatan-di-subang-meninggal-2-kali-terpapar-covid-19-sempat-mendapat-suntik-vaksin


*195 Warga Semarang Positif Covid, Setelah Di Vaksin*

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210317150545-20-618667/195-warga-semarang-positif-usai-divaksin-mayoritas-nakes


*Guru di Sukabumi Lumpuh dan Alami Kebutaan Usai Divaksin, Nafasnya Juga Sesak*

https://banten.tribunnews.com/2021/04/30/guru-di-sukabumi-lumpuh-dan-alami-kebutaan-usai-divaksin-nafasnya-juga-sesak

 

*Komandan Brimob Meninggal 5 Hari Setelah Disuntik Vaksin*

https://regional.kompas.com/read/2021/04/04/165153078/komandan-brimob-yang-meninggal-5-hari-setelah-disuntik-vaksin-ternyata


*Bagian Tubuh Menghitam, Satpam SMPN 11 Tangsel Tewas Setelah Divaksin Sinovac* https://www.gelora.co/2021/04/bagian-tubuh-menghitam-satpam-smpn-11.html


*SulUt Hentikan Vaksinisasi AstraZeneca Usai Warga Demam, Sakit Kepala dan Badan Sakit*

https://www.liputan6.com/regional/read/4517427/sulut-hentikan-vaksinasi-astrazeneca-usai-warga-demam-sakit-kepala-dan-badan-sakit


*Siti Fadilah Supari Blak-blakan soal Vaksinasi Covid-19*

https://pwmu.co/184586/03/26/siti-fadilah-supari-blak-blakan-soal-vaksinasi-covid-19/


*Warga Meninggal Setelah Divaksin Sinovac, Keluarga: Bapak Sebelumnya Sehat²*

https://infojakarta.politik.us/warga-meninggal-setelah-divaksin-sinovac-keluarga-bapak-sebelumnya-sehat-sehat-saja/


*Sepekan Setelah Di Vaksin Meninggal Dunia di Makassar*

https://www.wartaekonomi.co.id/read333560/sepekan-setelah-divaksin-pria-50-tahun-meninggal-dunia-di-makassar


*2 Lansia Di Banyumas Meninggal Beberapa Jam Kemudian Usai Vaksinisasi Covid-19*

https://m.liputan6.com/amp/4508552/7-fakta-2-lansia-di-banyumas-meninggal-usai-vaksinasi-covid-19


*195 WARGA SEMARANG POSITIF USAI DI VAKSIN, Mayoritas Nakes*

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210317150545-20-618667/195-warga-semarang-positif-usai-divaksin-mayoritas-nakes


*9 Nakes Di Palembang Positif Covid, Setelah Di Vaksin*

https://kumparan.com/urbanid/9-nakes-di-palembang-positif-corona-setelah-divaksin-1v8Y4DE509I


*Dua Hari Setelah Di Vaksin, Guru Meninggal Dunia di Jombang*

https://radarjombang.jawapos.com/read/2021/03/07/245551/dua-hari-divaksin-guru-meninggal-dunia


*Usai Vaksinisasi Covid, Guru Di Garut, Tak Bisa Jalan & Gerak*

https://www.merdeka.com/peristiwa/usai-vaksinasi-covid-guru-di-garut-tak-bisa-jalan-dan-gerak.html


*π•ƒπ•’π•˜π•š, π•ƒπ•’π•Ÿπ•€π•šπ•’ π”»π•šπ•π•’π•‘π• π•£π•œπ•’π•Ÿ π•„π•–π•Ÿπ•šπ•Ÿπ•˜π•˜π•’π• π•Šπ•–π•₯𝕖𝕝𝕒𝕙 π”»π•šπ•§π•’π•œπ•€π•šπ•Ÿ*

https://www.republika.co.id/berita/qpuwcj396/lagi-lansia-dilaporkan-meninggal-setelah-divaksin


*dr Tony Loman: Beberapa Teman Tertular Covid-19 Setelah di Vaksin*

https://fnn.co.id/2021/03/13/dokter-tony-loman-beberapa-teman-saya-tertular-covid-19-setelah-vaksinasi


*Pemerintah Berkilah, Banyak KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) Akibat Vaksin Sinovac*

https://fnn.co.id/2021/02/23/pemerintah-masih-berkilah


*Wagub NTB Positif COVID-19 Setelah Disuntik 2 Dosis Vaksin Sinovac*

https://kumparan.com/kumparannews/sudah-disuntik-2-dosis-vaksin-sinovac-wagub-ntb-positif-covid-19-1vLu0jZzT7u


*Dua Kali Disuntik Vaksin, Sekda Kota Bandung Positif Corona* http://www.repelita.com/dua-kali-disuntik-vaksin-sekda-kota-bandung-positif-corona


*Usai Divaksin Sinovac, Ketua IDI Bandarlampung Positif Covid-19*

http://gelora.co/2021/03/usai-divaksin-sinovac-ketua-idi.html


*Bupati & WaBup Ciamis Positif Covid Setelah Keduanya di Vaksin*

https://www.liputan6.com/regional/read/4494218/penjelasan-soal-bupati-dan-wakil-bupati-ciamis-positif-covid-19-setelah-divaksin


*Wartawan JawaPos TV Dilarikan ke IGD Pasca Divaksin Sinovac* https://www.suara.com/news/2021/02/26/191631/wartawan-jawapos-tv-dilarikan-ke-igd-pasca-divaksin-sinovac


*Nakes di Blitar Meninggal Setelah Disuntik Vaksin*

(Sebelumnya Nakes di Cilacap juga Meninggal Setelah Di Vaksin)

https://jatim.inews.id/berita/nakes-di-blitar-meninggal-setelah-disuntik-vaksin-covid-19-ini-penyebabnya


*Sudah 2 Kali Vaksinisasi, Direktur STIK Tamalatea Meninggal Karena Covid*

https://sulsel.suara.com/read/2021/02/19/092746/direktur-stik-tamalatea-meninggal-sudah-2-kali-vaksinasi-covid-19


*Jepang Menganggap Vaksin Sinovac China Tidak Dapat Dipercaya*

https://m.tribunnews.com/internasional/2021/02/24/jepang-menganggap-vaksin-sinovac-china-tidak-dapat-dipercaya

 

*Teruji Kurang Efektif Penggunaan Vaksin Covid-19 Sinovac Berpotensi Diragukan*

https://dunia.tempo.co/read/1423177/teruji-kurang-efektif-penggunaan-vaksin-covid-19-sinovac-berpotensi-diragukan


*Innalillahi, Nakes di Cilacap Meninggal Usai Divaksin Covid-19* http://www.repelita.com/innalillahi-nakes-di-cilacap-meninggal-usai-divaksin-covid-19/


*Dokter Di Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Di Vaksin Covid-19*

https://www.tribunnews.com/regional/2021/01/24/dokter-di-palembang-ditemukan-tewas-sehari-usai-divaksin-covid-19-ini-penjelasan-ahli-forensik


*Bupati Sleman, Kadinkes Banjarmasin, Kadinkes Lombok Barat positif Covid Setelah di Vaksin*

https://regional.kompas.com/read/2021/02/07/06000021/sederet-kasus-positif-covid-19-usai-divaksin-dialami-bupati-hingga-kadinkes


*Sudah vaksin 2 Kali, WaBup Nganjuk Terpapar Covid 19*

https://radaraktual.com/59614/meski-sudah-divaksin-2-kali-wakil-bupati-nganjuk-positif-terpapar-covid-19.html


*Sudah Di Vaksin, Wakil Walkot Depok Positif Covid*

https://metro.sindonews.com/read/319756/170/sudah-disuntik-vaksin-wakil-wali-kota-depok-positif-covid-19-1612072871


*Brigjen TNI Ahmad Rizal Positif Covid Setelah Disuntik Vaksin*

https://www.tribunnews.com/nasional/2021/01/25/cerita-brigjen-tni-ahmad-rizal-positif-covid-19-setelah-disuntik-vaksin-tak-alami-dua-gejala-ini


*999 Makam di TPU Cikadut Bandung, Hanya 258 yang Positif Corona*

https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5494999/terungkap-999-makam-di-tpu-cikadut-bandung-hanya-258-yang-positif-corona

Selasa, 18 Mei 2021

ALASAN INDONESIA PEDULI PALESTINA

 Ini tulisan bagus dari perspektif diplomasi 

Diplomasi Indonesia dan Semangat Anti Imperialisme Negara Asia-Afrika

————————————

Oleh: Sunu Wibirama (Universitas Gadjah Mada, Indonesia)


Baru kemarin saya posting artikel tentang Zionisme, beredarlah berbagai macam status dan artikel di beranda saya yang sepertinya sedikit banyak muncul karena “tersulut” oleh artikel saya. Bisa juga status-status tersebut muncul karena “termakan” oleh propaganda media-media Zionis, informasi dari media sosial yang tidak begitu jelas siapa penulisnya dan dari mana informasi yang mereka dapat. Uniknya, status-status tersebut dibumbui dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan seperti ini: 

* Mengapa repot mengurus negara lain, bukankah di negara kita masih banyak hal yang harus diurus? 

* Donasi-donasi untuk rakyat Palestina jangan-jangan hanya mendanai aksi terorisme dari faksi-faksi militer semacam HAMAS, Jihad Islam, Fatah, dan yang semacamnya?   

* Propaganda bela Palestina sepertinya banyak diteriakkan oleh kaum-kaum radikal yang anti Pancasila? 

serta berbagai macam pertanyaan konyol lain yang membuat saya sangat-sangat heran. Jujur saya sempat berpikir seperti ini, 

“Jangan-jangan mereka tidak pernah belajar Pancasila, UUD 1945, dan sejarah negara kita ya? 

Rasanya tidak mungkin ‘kan mereka buta huruf ya?”

Ijinkan saya bercerita sejenak, supaya Anda memiliki literasi yang lebih baik terhadap peran negara kita di dunia internasional. Saya sertakan pula referensi di akhir artikel ini sebagai rujukan jika Anda ingin membaca kisah lebih lengkapnya. 

***

Indonesia sudah sewajarnya berperan aktif dalam urusan negara-negara dunia ketiga. Kita harus tahu bahwa Indonesia pernah menjadi pemimpin Gerakan Non-Blok (GNB) dan sempat menjadi host Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung. Peran aktif Indonesia ini sangat terlihat pada masa Presiden Indonesia Pertama, almarhum Ir. Soekarno. Saat Bung Karno menggagas KAA pada tahun 1953, Indonesia dan Pakistan secara tegas menolak keikutsertaan Israel dalam KAA. Menurut Bung Karno, Israel menjadi simbol imperialisme yang harus dienyahkan, sejalan dengan perjuangan bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa Arab-Afrika yang saat itu masih dalam kondisi penjajahan. Dalam KAA inilah Bung Karno menggagas bangsa-bangsa Asia dan Afrika untuk membentuk satu front anti-kolonialisme dengan memupuk dan membangun solidaritas bangsa-bangsa di Asia dan Afrika [1, 2, 3].

Hal yang sama ditunjukkan oleh almarhum Bapak Soeharto, Presiden Indonesia Kedua. Pak Harto dengan gagah berani mengunjungi Bosnia-Herzegovina pada tahun 1995, sebagaimana diceritakan oleh Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Bapak Sjafrie Sjamsoeddin dalam buku “Pak Harto: The Untold Stories” [4]. Tahun 1995 adalah tahun-tahun kritis, di mana konflik Balkan tengah mencapai puncaknya. Pembantaian ini tercatat sebagai genosida dan pembersihan etnis paling dahsyat setelah Perang Dunia II selesai. 

Kedatangan Pak Harto ke Bosnia-Herzegovina sempat diwarnai perdebatan antara beliau dan pihak PBB [5, 6]. Awalnya, PBB tidak menyetujui rencana Pak Harto untuk melawat ke negara konflik ini. Akhirnya Pak Harto berhasil meyakinkan PBB, tetapi Pak Harto diminta untuk menandatangani surat pernyataan resiko. Artinya, PBB tidak akan bertanggung jawab jika suatu hal menimpa Pak Harto di Sarajevo, ibukota Bosnia-Herzegovina. 

Kedatangan Pak Harto di Bosnia-Herzegovina diceritakan oleh Sjafrie sebagai detik-detik yang mendebarkan, tapi sekaligus membanggakan. "Pak Harto turun dari pesawat dan berjalan dengan tenang. Melihat Pak Harto begitu tenang, moral dan kepercayaan diri kami sebagai pengawalnya pun ikut kuat, tenang dan mantap. Presiden saja berani, mengapa kami harus gelisah," ujar Sjafrie. Padahal saat mendarat, Sjafrie melihat senjata 12,7 mm yang biasa digunakan untuk menembak jatuh pesawat terbang terus bergerak mengikuti pesawat yang ditumpangi rombongan Pak Harto. Dalam perjalanan menuju istana Presiden Bosnia-Herzegovina, rombongan Pak Harto bahkan harus melewati Lembah Sniper yang menjadi tempat pertarungan penembak jitu Serbia dan Bosnia-Herzegovina. Tak berbilang banyaknya korban di lokasi tersebut, namun Pak Harto dan rombongan tetap nekat melawat ke istana Presiden Bosnia-Herzegovina. 

***

Setelah Pak Harto tiba di istana Presiden Bosnia-Herzegovina, Pak Harto merasakan betapa kondisi perang benar-benar memporak-porandakan fasilitas negara. Kondisi istana sangat memprihatinkan, bahkan tidak ada air mengalir sehingga ember pun menjadi sarana untuk mengambil air bersih. Presiden Bosnia-Herzegovina Alija Izetbegovic menyambut hangat rombongan Pak Harto. Beliau benar-benar terharu dan bahagia, melihat rombongan Indonesia bersusah payah melewati bahaya, hanya untuk memberikan dukungan moril kepada negara yang sedang dalam kondisi penjajahan total ini. 


Setelah kunjungan kenegaraan usai dan rombongan Indonesia meninggalkan istana Presiden, Sjafrie bertanya kepada Pak Harto terkait alasan beliau mengunjungi Presiden Alija Izetbegovic. Sjafrie heran bukan main, mengapa Pak Harto nekat melawat ke Sarajevo saat konflik Balkan sedang dalam kondisi puncak, bahkan tidak menghiraukan keselamatan dirinya. 

Apa jawaban Pak Harto? 

  

"Ya kita kan tidak punya uang. Kita ini pemimpin Negara Non-Blok tetapi tidak punya uang. Ada negara anggota kita susah, kita tidak bisa membantu dengan uang ya kita datang saja. Kita tengok," jawab Pak Harto.

"Tapi resikonya sangat besar, Pak" kata Sjafrie lagi.

"Ya itu bisa kita kendalikan. Yang penting orang yang kita datangi merasa senang, morilnya naik, mereka jadi tambah semangat," kata Pak Harto. Jawaban-jawaban Pak Harto ini sangat membekas dan dikenang oleh Sjafrie sampai hari ini. Pak Harto benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin, baik untuk rombongan Indonesia maupun bagi negara yang dikunjungi. 

Kelak, lawatan itu menumbuhkan kenangan yang sangat mendalam di hati rakyat Bosnia-Herzegovina. Lawatan itu sekaligus menjadi awal berdirinya sebuah masjid di Sarajevo, sebagai hadiah dari rakyat Indonesia kepada rakyat Bosnia-Herzegovina. Masyarakat Bosnia biasa menyebut masjid itu sebagai Masjid Indonesia atau Masjid Soeharto.  

*** 

Demikianlah adanya, cerita singkat tentang peran negara kita di dunia internasional. Negara kita adalah negara besar. Negara yang pernah terjajah lebih dari tiga abad lamanya dan berhasil memerdekakan diri dengan daya upaya seluruh rakyat Indonesia, serta bantuan moril, dukungan, dan pengakuan dari dunia internasional yang bersimpati terhadap perjuangan Indonesia. Tak lepas pula, dukungan dari bangsa Palestina yang saat ini sudah 70 tahun lebih terjajah. 

Tahun 1944, Mufti Palestina Syaikh Muhammad Amin Husaini memberikan “fatwa” dan dukungan tegas untuk kemerdekaan Indonesia. Fatwa ini diiringi pula dengan dukungan kepada Indonesia dari negara-negara Arab dan Afrika lainnya, yang dengan serta merta menolak praktik-praktik imperialisme di negara kita. Tahun 1947, beberapa diplomat kita berhasil bertemu dengan para menteri dan pimpinan negara Asia-Afrika untuk mendapatkan dukungan resmi bagi proklamasi kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945. Cerita selengkapnya bisa dibaca di buku "Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri" [7]. 

Masihkah kita bertanya lagi?

Jika masih ragu, coba lihat bagaimana respon penduduk Palestina berikut ini, saat mereka diminta membakar bendera Indonesia dengan imbalan uang 100 USD (saya sempat terharu dan bangga melihat respon dari penduduk Palestina):

https://www.youtube.com/watch?v=KRl7H5efmT4

Anda akan melihat jawaban-jawaban tulus dan di sanalah kita akan semakin yakin bahwa founding fathers negara kita tidak keliru saat merumuskan Pembukaan UUD 1945: 

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

Sekali lagi, bacalah sejarah negara kita. Bung Karno dan Pak Harto telah memberikan contoh untuk kita semua. Bantuan dan dukungan solidaritas kita sangat dinanti oleh saudara-saudara kita yang saat ini masih terkungkung dalam penjajahan.


Jogja 17 Mei 2021


*Silahkan share artikel ini, tidak perlu minta ijin. Semoga membuka mata kita semua dan menghilangkan keraguan di hati.

Referensi: 

1. Museum KAA, "Pesan Presiden Soekarno di Pembukaan KAA: Pupuk Terus Solidaritas Asia Afrika!", 2020. Tautan online: http://asianafricanmuseum.org/en/pesan-presiden-soekarno-di-pembukaan-kaa-pupuk-terus-solidaritas-asia-afrika/

2. Museum KAA, "The History of the Asian-African Conference", 2020. Tautan online: http://asianafricanmuseum.org/en/sejarah-konferensi-asia-afrika/

3. Tempo, "Isi Lengkap Pidato Dahsyat Bung Karno di KAA 1955", 2015. Tautan online: https://nasional.tempo.co/read/659174/isi-lengkap-pidato-dahsyat-bung-karno-di-kaa-1955/full&view=ok

4. Mahpudi dkk. "Pak Harto: The Untold Stories", Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2011. 

5. Linda Djalil, "Catatan Tercecer tentang Soeharto ke Bosnia 15 Tahun Silam (I)", Soeharto.Co, 2011. Tautan online: https://soeharto.co/catatan-tercecer-tentang-soeharto-ke-bosnia-15-tahun-silam/

6. Linda Djalil, "Catatan Tercecer tentang Soeharto ke Bosnia 15 Tahun Silam (II)", Soeharto.Co, 2011. Tautan online: https://soeharto.co/catatan-tercecer-tentang-soeharto-ke-bosnia-15-tahun-silam-2/


7. M. Zein Hassan, "Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri", Jakarta: Bulan Bintang, 1980.

Rabu, 17 Februari 2021

100 PERINTAH TUHAN DALAM Al QUR'AN

*100 PERINTAH ALLAH PADA MANUSIA YANG TERCATAT DI DALAM AL QUR'AN* 
 *1. Jangan berkata kasar.* (QS 3 – Ali Imran : 159) 
*2. Tahanlah marah.* (QS 3 – Ali Imran : 134) *3. Berbaiklah kepada orang lain.* (QS 4 – An Nisaa’ : 36) *4. Jangan sombong dan congkak.* (QS 7 – Al A’raaf : 13) *5. Maafkanlah kesalahan orang lain.* (QS 7 – Al A’raaf : 199) *6. Berbicaralah dengan nada halus dan bersopan.* (QS 20 – Thaahaa : 44) *7. Rendahkanlah suaramu.* (QS 31 - Luqman : 19) *8. Jangan mengejek orang lain.* (QS 49 – Al Hujuraat : 11) *9. Berbaktilah pada orang tua (ibu bapak).* (QS 17 – Al Israa’ : 23) *10. Jangan mengeluarkan kata yang tidak menghormati orang tua ( ibu bapak).* (QS 17 – Al Israa’ : 23) *11. Jangan memasuki kamar pribadi ibu bapak tanpa izin.* (QS 24 – An Nuur : 58) *12. Catatlah hutang-hutangmu.* (QS 2 – Al Baqarah : 282) *13. Jangan mengikuti orang secara membabi buta.* (QS 2 – Al Baqarah : 170) *14. Berikanlah lanjutan waktu bila orang yang berhutang kepadamu dalam kesempitan.* (QS 2 – Al Baqarah : 280) *15. Jangan makan riba’/membungakan uang* (QS 2 – Al Baqarah : 1) *16. Jangan melakukan korupsi)* (QS 2 – Al Baqarah : 188) *17. Jangan ingkar atau melanggar janji* (QS 2 – Al Baqarah : 177) *18. Jagalah kepercayaan orang lain kepadamu* (QS 2 – Al Baqarah : 283) *19. Jangan campur adukan kebenaran dengan kebohongan* (QS 2 – Al Baqarah : 42) *20. Berlakulah adil terhadap semua orang* (QS 4 – An Nisaa’ : 58) *21. Tegakkanlah keadilan dengan tegas* (QS 4 – An Nisaa’ : 135) *22. Harta yang meninggal harus dibagikan kepada anggota keluarga* (QS 4 – An Nisaa’ : 7) *23. Wanita memiliki hak waris* (QS 4 – An Nisaa’ : 7) *24. Jangan memakan harta anak yatim* (QS 4 – An Nisaa’ : 10) *25. Lindungi anak yatim* (QS 2 – Al Baqarah : 220) *26. Jangan memboroskan harta dengan sewenang-wenangnya* (QS 4 – An Nisaa’ : 29) *27. Damaikanlah orang yang berselisih* (QS 49 – Al Hujuraat : 9) *28. Hindari perasangka buruk* (QS 49 – Al Hujuraat : 12) *29. Jangan terlalu percaya sama orang* (QS 2 – Al Baqarah : 283) *30. Jangan memfitnah orang* (QS 49 – Al Hujuraat : 12) *31. Gunakan harta untuk kegiatan sosial*(QS 57 – Al Hadid : 7) *32. Biasakan memberi makan orang miskin* (QS 107 – Al Maa’uun : 3) *33. Bantulah orang fakir yang berada di jalan Allah* (QS 2 – Al Baqarah : 273) *34. Jangan menghabiskan uang untuk bermegah-megah* (QS 17 – Al Israa’ : 29) *35. Jangan menyebut-nyebut tentang sedekahmu* (QS 2 – Al Baqarah : 264) *36. Hormatilah tamu anda* (QS51AdzDzaariyaat26) *37. Perintahkan kebajikan setelah kita melakukannya sendiri* (QS 2 – Al Baqarah : 44) *38. Jangan berbuat kerusakan di muka bumi* (QS 2 – Al Baqarah : 60) *39. Jangan menghalangi orang datang ke masjid* (QS 2 – Al Baqarah : 114) *40. Perangilah mereka yang memerangi mu* (QS 2 – Al Baqarah : 190) *41. Jagalah etika perang* (QS 2 – Al Baqarah : 191) *42. Jangan lari dari peperangan* (QS 8 – Al Anfaal : 15) *43. Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam)* (QS 2 – Al Baqarah : 256) *44. Berimanlah kepada para Nabi* (QS 2 – Al Baqarah : 285) *45. Jangan melakukan hubungan intim di saat haid* (QS 2 – Al Baqarah : 222) *46. Susuilah anak-anakmu selama dua tahun penuh* (QS 2 – Al Baqarah : 233) *47. Jauhilah hubungan intim di luar nikah* (QS 17 – Al Israa’ : 32) *48. Pilihlah pemimpin yg pantas. Pilihlah pemimpin berdasarkan ilmu dan jasanya* (QS 2 – Al Baqarah : 247) *49. Jangan membebani orang di luar kesanggupannya* (QS 2 – Al Baqarah : 286) *50. Jangan mau dipecah belah* (QS 3 – Ali Imran : 103) *51. Renungkanlah keajaiban dan penciptaan alam semesta ini* (QS 3 – Ali Imran 3 :191) *52. Lelaki maupun wanita mendapat balasan yang sama sesuai perbuatannya* (QS 3 – Ali Imran : 195) *53. Jangan menikahi mereka yang sedarah denganmu* (QS 4 – An Nisaa’ : 23) *54. Keluarga harus di-imami oleh seorang lelaki* (QS 4 – An Nisaa’ : 34) *55. Jangan pelit* (QS 4 – An Nisaa’ : 37) *56. Jangan iri hati* (QS 4 – An Nisaa’ : 54) *57. Jangan saling membunuh* (QS 4 – An Nisaa’ : 92) *58. Jangan membela ketidakjujuran atau kebohongan* (QS 4 – An Nisaa’ : 105) *59. Jangan bekerja-sama dalam dosa dan kekerasan* (QS 5 – Al Maa-idah : 2) *60. Bekerja samalah dalam kebenaran* (QS 5 – Al Maa-idah : 2) *61. Mayoritas bukanlah merupakan kriteria kebenaran* (QS 6 – Al An’aam : 116) *62. Berlaku adil* (QS 5 – Al Maa-idah:8) *63. Berikan hukuman untuk setiap kejahatan* (QS 5 – Al Maa-idah : 38) *64. Berjuanglah melawan perbuatan dosa dan melanggar hukum* (QS 5 – Al Maa-idah : 63) *65. Dilarang memakan binatang mati, darah dan daging babi* (QS 5 – Al Maa-idah : 3) *66. Hindari minum racun dan alkohol* (QS 5 – Al Maa-idah : 90) *67. Jangan berjudi* (QS 5 – Al Maa-idah : 90) *68. Jangan menghina keyakinan atau agama orang lain* (QS 6 – Al An’aam : 108) *69. Jangan mengurangi timbangan untuk menipu* (QS 6 – Al An’aam : 152) *70. Makan dan minumlah secukupnya* (QS 7 – Al A’raaf : 31) *71. Kenakanlah pakaian yang bagus di saat sholat* (QS 7 – Al A’raaf : 31) *72. Lindungi dan bantulah mereka yang meminta perlindungan* (QS 9 – At Taubah:6) *73. Jagalah kemurnian* (QS 9 – At Taubah : 108) *74. Jangan pernah putus asa akan pertolongan Allah* (QS 12 – Yusuf : 87) *75. Allah mengampuni orang yang berbuat dosa kerana kebodohannya* (QS 16 – An Nahl : 119) *76. Berserulah/ajaklah kepada jalan Allah dengan cara yang baik dan bijaksana* (QS 16 – An Nahl : 125) *77. Tidak ada seorangpun yang menanggung dosa orang lain* (QS 17 – Al Israa’ : 15) *78. Jangan membunuh anak-anakmu kerana takut akan kemiskinan* (QS 17 – Al Israa’ : 31) *79. Jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya* (QS 17 – Al Israa’ : 36) *80. Jauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanafaat* (QS23–Al Mu’minuun:3) *81. Jangan memasuki rumah orang lain tanpa izin pemilik rumah* (QS 24 – An Nuur : 27) *82. Allah menjamin balasan kebaikan hanya kepada mereka yang percaya kepada Allah* (QS 24 – An Nuur : 55) *83. Berjalanlah di muka bumi dengan rendah hati* (QS 25 – Al Furqaan : 63) *84. Jangan melupakan kenikmatan dunia yang telah Allah berikan* (QS 28–Al Qashash : 77) *85. Jangan menyembah Tuhan selain Allah* (QS 28 – Al Qashash:88) *86. Jangan terlibat dalam homosexual* (QS29–Al ‘Ankabuut : 29) *87. Berbuat baik dan cegahlah perbuatan munkar* (QS 31 - Luqman : 17) *88. Janganlah berjalan di muka bumi dengan sombong* (QS 31 - Luqman : 18) *89. Wanita dilarang memamerkan diri* (QS 33 – Al Ahzab : 33) *90. Allah mengampuni semua dosa-dosa kita* (QS 39 – Az Zumar : 53) *91. Jangan berputus asa akan keampunan dari Allah* (QS 39 – Az Zumar : 53) *92. Balaslah kejahatan dengan kebaikan* (QS 41 – Fushshilat : 34) *93. Selesaikan persoalan dengan bermusyawarah* (QS 42–Asy Syuura : 38) *94. Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang bertaqwa* (QS 49 – Al Hujuraat : 13) *95. Tidak ada dikenal biara dalam agama (Islam)* (QS 57 – Al Hadid : 27) *96. Allah akan meninggikan darjat mereka yang berilmu* (QS58–Al Mujaadilah11) *97. Perlakukan kaum bukan Islam dengan baik dan adil* (QS60-Al Mumtahanah: *98. Hindari diri dari sifat kikir* (QS64–AtTaghaabun:16) *99. Mohon keampunan kepada Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang* (QS73–AlMuzzammil;20) *100. Jangan menghardik orang yang meminta-minta* (QS 93–Adh Dhuhaa: 10) Semoga manfaat , dapat menjadi Pelajaran dan bisa diamalkan dalam keseharian.πŸ™πŸΌ

Rabu, 16 Desember 2020

INDONESIA PUNAH


 Ilmuwan Ini Sebut Indonesia Salah Satu Negara Yang Sebentar Lagi Punah


Jared Diamond, ilmuwan asal Amerika Serikat yang juga peraih penghargaan bergengsi Pulitzer 1997, dalam sebuah pidatonya pernah mengatakan bahwa negara seperti, Indonesia, Columbia dan Philipina, adalah contoh termasuk peradaban yang sebentar lagi akan punah.

Ketika bangsa Cina ingin hidup tenang, mereka membangun tembok Cina yang sangat besar. Mereka berkeyakinan tidak akan ada orang yang sanggup menerobosnya karena tinggi sekali.

Akan tetapi 100 tahun pertama setelah tembok selesai dibangun, Cina terlibat tiga kali perperangan besar.

Pada setiap kali perperangan itu, pasukan musuh tidak menghancurkan tembok atau memanjatnya, tapi cukup dengan menyogok penjaga pintu gerbang.

Cina di zaman itu terlalu sibuk dengan pembangunan tembok, tapi mereka lupa membangun manusia.

Membangun manusia seharusnya dilakukan sebelum membangun apapun. Dan itulah yang dibutuhkan oleh semua bangsa.

Ada sebuah pendapat yang mengatakan bahwa apabila ingin menghancurkan peradaban sebuah bangsa, ada tiga cara untuk melakukannya, yaitu:

1. Hancurkan tatanan keluarga

2. Hancurkan pendidikan

3. Hancurkan keteladanan dari para tokoh dan rohaniawan (ulama, ustadz, habaib, pendeta dsb)

Untuk menghancurkan keluarga caranya dengan mengikis peranan ibu-ibu agar sibuk dengan dunia luar, menyerahkan urusan rumah tangga kepada pembantu.

Para ibu akan lebih bangga menjadi wanita karir ketimbang ibu rumah tangga dengan dalih hak asasi dan emansipasi.

Kedua, pendidikan bisa dihancurkan dengan cara mengabaikan peran guru. Kurangi penghargaan terhadap mereka, alihkan perhatian mereka sebagai pendidik dengan berbagai macam kewajiban administratif, dengan tujuan materi semata, hingga mereka abai terhadap fungsi utama sebagai pendidik, sehingga semua siswa meremehkannya.

Ketiga, untuk menghancurkan keteladanan para tokoh masyarakat dan ulama atau rohaniawan adalah dengan cara melibatkan mereka kedalam politik praktis yang berorientasi materi dan jabatan semata, hingga tidak ada lagi orang pintar yang patut dipercayai. Tidak ada orang yang mendengarkan perkataannya, apalagi meneladani perbuatannya.

Apabila ibu rumah tangga sudah hilang, para guru yang ikhlas lenyap dan para rohaniawan dan tokoh panutan sudah sirna, maka siapa lagi yang akan mendidik generasi dengan nilai-nilai luhur?

Itulah awal kehancuran yang sesungguhnya. Saat itulah kehancuran bangsa akan terjadi, sekalipun tubuhnya dibungkus oleh pakaian mewah, bangunan fisik yang megah, dan dibawa dengan kendaraan yang mewah.

Semuanya tak akan berarti apa apa, rapuh dan lemah tanpa jiwa yang tangguh.

Tentang Jared:

Nama lengkap Jared Mason Diamond, lahir 10 September 1937. Ia adalah ilmuwan berkebangsaan Amerika Serikat dan penulis buku-buku ilmiah terkemuka. Bukunya yang berjudul Guns, Germs, and Steel yang terbit tahun 1997 meraih penghargaan Pulitzer.

Meskipun berlatar belakang Fisiologi, Jared juga terkenal pada bidang Antropologi, Ekologi, Geografi dan Biologi cabang evolusi. Tahun 2005 ia masuk dalam daftar Top 100 intelektual terkemuka dunia.

https://faktabanten.co.id/blog/2018/10/07/ilmuwan-ini-sebut-indonesia-salah-satu-negara-yang-sebentar-lagi-punah/

Minggu, 04 Oktober 2020

JIKA PKI BANGKIT, MEMANGNYA KENAPA ?


“ JIKA PKI BANGKIT, MEMANGNYA KENAPA ? "

By.Asma Nadia




Pertanyaan yang tampak sederhana, sesederhana cara berpikir orang yang mengungkapkannya

Untuk menjawab, mungkin kita perlu menelaah lagi sejarah dan fakta yang ada di lapangan.

Saya tidak akan bercerita tentang peristiwa bulan Oktober di tahun 1945, ketika kelompok pemuda PKI membantai pejabat pemerintahan di Kota Tegal, menguliti serta membunuh sang bupati. Tak cukup di situ, mereka menghinakan keluarganya. Kardinah, adik kandung RA Kartini yang menikah dengan bupati Tegal periode sebelumnya, termasuk salah satu korban. Pakaian wanita sepuh itu dilucuti, kemudian diarak dengan mengenakan karung goni.

Betapa saat rakyat Indonesia tengah berjuang melawan penjajah, ketika arek-arek Suroboyo berebut merobek bendera merah putih biru di Hotel Yamato, lalu bertarung menghadapi sekutu pada 10 November, di belahan lain sebulan sebelumnya, sejumlah pejuang turut berdarah-darah dalam pertempuran lima hari di Semarang, membredeli tentara Jepang, PKI justru merusak tatanan bangsa di mana-mana. Menggerogoti dari dalam.

Anasir PKI bergerak merebut kekuasaan di Slawi, Serang, Pekalongan, Brebes, Tegal, Pemalang, Cirebon, dan berbagai wilayah lain. Menghilangkan nyawa anak bangsa dan tokoh pejuang. Bupati Lebak dihabisi, tokoh nasional Otto Iskandardinata diculik dan dieksekusi mati bahkan keberadaan jenazahnya menyisakan misteri. Sultan Langkat dibunuh serta hartanya dijarah. Bahkan Gubernur Suryo, tokoh sentral dari peristiwa di Surabaya juga dibunuh PKI.

Ketika tokoh PKI Amir Syarifuddin Harahap berhasil menjadi Perdana Menteri di tahun 1948, arus bawah PKI merasa mempunyai kekuatan. Muso memproklamirkan Republik Soviet Indonesia, beraliansi komunis. Dan lebih parah lagi dalam Perjanjian Renville, dengan mudah Amir Syarifuddin menyerahkan begitu banyak kekuasaan pada Belanda dan memasung wilayah Indonesia.

Keganasan PKI makin membabi buta.

Saya sebenarnya tidak hendak bercerita tentang peristiwa di Gontor. Ketika setiap pagi menjelang, satu per satu kyai diabsen dan nama yang disebut serta-merta disembelih. Atau kisah Haji Dimyati, aktivis Masyumi yang digorok lehernya sebelum dimasukkan ke sebuah sumur bersama korban pembantaian lainnya.

Juga tentang kesaksian Isra dari Surabaya yang ayahnya diseret ke sawah sembari dihajar beramai-ramai hingga jasadnya tidak berbentuk lagi; hancur, habis terbakar, dan dimakan anjing. Sang anak terpaksa memungut potongan tubuh ayahnya satu per satu dan dimasukkan kaleng.

Atau cerita Moch. Amir yang empat sahabatnya sesama aktivis dakwah disiksa dengan dipotong kemaluan dan telinga mereka hingga ajal menjemput. Atau testimoni Suradi saat para kyai dimasukkan loji lalu dibakar. Yang berhasil keluar tak lantas bebas, melainkan dibacoki. Pun saya sejujurnya tidak ingin mengisahkan kesaksian Mughni yang melihat tokoh Islam dari Masyumi di Ponorogo diciduk dan dinaikkan truk. Telinga kakaknya dipotong, lalu dibuang di sumur tua.

Juga tentang Kapolres Ismiadi yang diseret dengan Jeep Wilis sejauh 3 km hingga wafat. Setelah tentara dibunuhi, gantian polisi dilibas. Kemudian pejabat, ulama, serta para santri.

Pascagerakan komunis berhasil dihentikan di tahun 1948, pada 1965 PKI kembali beraksi.

Buya Hamka, Ketua MUI pertama dan para ulama lainnya dipenjara. Mereka difitnah oleh kalangan PKI yang saat itu sangat dekat dengan pemerintah berkuasa. Tak hanya menerima siksaan setiap hari, Buya Hamka memperoleh ancaman akan disetrum kemaluannya.

Deretan kisah mengiris hati di atas pernah saya baca, tapi tidak akan saya ceritakan sebagai jawaban atas pertanyaan itu. Karena mungkin hanya dianggap serpihan dari peristiwa kecil.

Tapi, kini mari kita lihat apa yang terjadi jika komunisme berkuasa.

Di Uni Soviet, sekitar 7 juta orang tewas dalam Revolusi Bolsevik dipimpin oleh Lenin. Di masa Stalin 20 juta orang terbunuh untuk memuluskan program komunisme.

Salah satu cara komunisme bertahan adalah, melestarikan tidak adanya perbedaan pendapat, dan jika berbeda sebaiknya dibunuh, berapa pun jumlah korban yang dibutuhkan.

Di Kamboja, sekitar 2 juta orang atau sepertiga jumlah penduduk dibantai untuk mengukuhkan kekuasaan komunis. Di Cina jumlah korban meninggal dalam revolusi diduga mencapai 80 juta.

Jadi, jika PKI bangkit, memangnya kenapa?

Pertanyaan seperti ini lebih baik dijawab dengan pertanyaan.

JIka PKI pernah mengkhianati kemerdekaan bangsa, apa jaminan mereka tidak akan mengulanginya?

Jika baru mempunyai sedikit kekuasaan saja sudah membantai begitu banyak orang, apa yang terjadi jika memegang kekuasaan besar?

Jika komunisme dilatih tidak bisa berbeda pendapat, lalu di mana letak kebebasan?

Dan yang terpenting dari semua itu, jangan berteriak korban. Mengutip Ahmad Mansur Suryanegara, PKI di Indonesia bukan korban, mereka pelaku. Atau istilah Agung Pribadi dalam buku Gara-Gara Indonesia, ini saatnya rekonsiliasi, kita bisa maafkan, tapi jangan lupakan sejarah pembantaian yang dilakukan PKI.

Senin, 28 September 2020

PENEMU PESAWAT PERTAMA ADALAH SEORANG MUSLIM



ILMUWAN MUSALIM BERNAMA LAGARI HASAN CELABI MENJADI MANUSIA PERTAMA DI DUNIA YANG TERBANG DENGAN MEMAKAI ROKET SAAT UJI COBA TERBANG MELINTASI SELAT BOSPHORUS YANG KEMUDIAN DIKEMBANGKAN OLEH WILBUR RIGHT BERSUADARA MENJADI PESAWAT TERBANG


Pada masa kini kebanyakan orang hanya tau bahwa penemu roket itu dari Peradaban Cina, dan kemudian penerbangan roket berawak pertama adalah Vostok I oleh Uni Soviet pada tahun 1961. Padahal jauh sebelum itu Kesultanan Utsmani telah lebih dahulu menerbangkan roket berawaknya. Dan penemu roket berawak yang berhasil ditebangkan untuk pertama kalinnya adalah seorang insinyur Ottoman yang bernama Lagari Hasan Γ‡elebi.


Lagari Hasan Celebi merupakan insinyur asal Turki yang sangat giat dalam melakukan penelitian tentang pesawat terbang bertenaga dorong ledakan yang sekarang disebut sebagai roket.


Lagari pertama kali menerbangkan roketnya pada saat kelahiran putri Sultan Murad ke-IV dari Istana Topkapi, Istanbul pada 1633. Saat akan meluncurkan roketnya, Lagari masuk ke dalam sebuah kerangkeng yang terhubung dengan roket. Kemudian dengan berhati-hati dia menyulut bubuk mesiu yang berada di dalam roket.


Lalu percikan bunga api yang disertai asap pun mulai terlihat dan tak berapa lama kemudian roket yang membawa kerangkeng Lagari pun terbang menuju ke angkasa. Setelah mencapai ketinggian tertentu, bubuk mesiu pada roket pun habis terbakar.


Dengan sigap Lagari lalu keluar dari kerangkeng dengan menggunakan bajunya yang semacam parasut untuk mendarat ke muka bumi lagi. Akhirnya dia mendarat dengan selamat di tempat peristirahatan Sultan Murad ke-IV di Sinan Pasha.


Peristiwa penerbangan Lagari Hasan Celebi itu dicatat sebagai peristiwa terbang berawak vertikal pertama yang menggunakan sistem pendorong berupa tujuh buah roket dengan bubuk mesiu sebanyak 300 pound. Menurut catatan sejarah, Lagari berhasil mencapai ketinggian kira-kira 300 meter dalam jangka waktu selama 20 detik.


Karena prestasinya yang gemilang, Sultan Murad ke-IV memberikan penghargaan kepada Lagari Hasan Celebi dengan mengangkatnya menjadi salah satu pejabat militer terpenting di Angkatan Darat Turki. Berita kehebatan ilmuwan penerbangan ini begitu menghebohkan negara-negara di Eropa. Bahkan berita kesuksesan penerbangan Lagari itu menjadi buah bibir publik di Inggris pada 1638, dan dicatat oleh seorang penulis terkenal John Winkins dalam bukunya yang berjudul Discovery of New World.


Namun akibat terjadinya berbagai macam intrik politik di Istana Topkapi yang berusaha menjatuhkan kejayaan Lagari, hubungan yang telah terjalin dengan baik antara Lagari Hasan Celebi dengan Sultan Murad IV pun merenggang, bahkan kian memburuk dari waktu ke waktu.


Akhirnya Lagari Hasan Celebi yang sangat berjasa terhadap dunia penerbangan modern saat ini dibuang ke negara Afrika, tepatnya di Aljazair dengan status tahanan politik. Setelah itu, ia dipindahkan dari pengasingan di Aljazair ke pengsingan di Crimea.


Lagari Hasan Celebi dengan kepandaiannya mencengangkan dunia, berakhir dengan tragis dengan menghembuskan nafas terakhirnya di pengasingan di Crimea pada sekitar 1640. Dan akhirnya Crimea pada kemudian hari, menjadi tempat percobaan roket Rusia yg dahulu menjadi tempat pengasingan insinyur Muslim yg hebat ini.


Sumber : https://m.republika.co.id/berita/71653/kisah-penerbangan-celebi-bersaudara

DENGKUL DAN PINGGUL

Jum at 25 June 2021 Oleh : Dahlan Iskan DENGKUL DAN PINGGUL IA pengusaha kaya. Punya pabrik kecap dan saus. Punya kebun durian. Vilanya di l...