Buletin El Fata
Harta
seolah hidup di dunia ini hanya akan mulia dan bahagia dengannya, banyak orang
yang berlomba-lomba untuk mencari harta. Mereka lebih suka mengumpulkan harta,
seakan-akan hidup di dunia ini hanya akan mulia dan bahagia dengan harta.
Mereka tidak memikirkan sesuatu yang lain pdahal lebih membuatnya bahagia dan
mulya. Ada kekuatan hebat yang lebih berharga daripada harta. Apakah itu? ia
adalah ilmu.
Ilmu
tidak dapat dilihat oleh kasat mata. Namun, hasil dari ilmu itu dapat kita
rasakan. Nah, jika masih ada orang yang masih menyukai harta daripada ilmu,
maka ia harus mengetahui beberapa perbedaan antara keduanya. Apa sajakah itu?
Kita bahas.
Pada
suatu ketika Rasulullah Shallahu ‘alaihi wasalam bersabda:
أنا مَدِينَةُ العلمِ وعليٌّ
بابُها فمَنْ أرادَ المدينةَ فَلْيَأْتِها من قِبَلِ البابِ
“Saya
adalah kota ilmu dan Ali adalah pintunya, maka barangsiapa yang menginginkan
ilmu hendaklah mendatanginya dari arah pintunya” [1]
Mendengar
sabda Rasulullah Shallahu ‘alaihi wasalam. seperti itu, orang-orang
Khawarij tidak setuju dan berusaha membuktikan dengan mencoba memberikan
pertanyaan-pertanyaan kepada Sayyidina Ali karromallahu wajhahu.
Kemudian
orang Khawarij tersebut mengumpulkan 10 kelompok kaum Khawarij dan tiap
kelompok diwakili satu orang sebagai penanya.
Pertanyaan
kesepuluh orang Khawarij tersebut sama, yaitu : “Hai Ali, manakah yang lebih
utama, ilmu atau harta?”.
Kesepuluh
pertanyaan yang sama dari sepuluh orang Khawarij tersebut dijawab oleh Ali
dengan jawaban yang berbeda-beda, yaitu :
Pertama, ilmu adalah warisan para nabi dan rasul, sedangkan
harta adalah warisan Qarun, Fir’aun, Namrud dan lain-lainnya.
Kedua, ilmu akan menjaga diri kita, sementara harta malah
sebaliknya, kita yang harus menjaganya.
Ketiga, orang yang memiliki banyak harta akan memiliki banyak
musuh. Sedangkan orang yang kaya ilmu akan banyak orang yang menyayangi serta
menghormatinya.
Keempat, harta jika sering kita gunakan akan semakin
berkurang. Berbeda dengan ilmu, semakin sering digunakan atau diajarkan maka
akan semakin bertambah.
Kelima, pemilik harta biasanya akan ada seseorang yang
menyebutnya pelit, sedangkan pemilik ilmu akan dihargai dan disegani.
Keenam, pemilik harta akan selalu menjaganya dari kejahatan,
baik maling, rampok maupun yang lain. Sedangkan ilmu tak perlu susah payah
menjaganya, karena ialah yang akan menjaga kita.
Ketujuh, pemilik ilmu akan diberi syafa’at oleh Allah Subhanahu
wata’ala di hari kiamat kelak, sementara pemilik harta, setiap harta yang
digunakan akan dihisab dan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah kelak di
yaumul hisab.
Kedelapan, harta pada saatnya akan habis, sedangkan ilmu malah
sebaliknya, akan abadi.
Kesembilan, seseorang yang banyak harta akan dijunjung tinggi
hanya selama ada hartanya. Sedangkan orang yang berilmu akan dijunjung tinggi
karena ilmu dan intelektualnya.
Kesepuluh, harta sering kali membuat kita tidak tenang, dan
mengeraskan hati kita. Tetapi, ilmu sebaliknya, dia akan menyinari hati kita menjadi
terang dan tentram.
“Andaikata
engkau datangkan semua orang untuk bertanya, insya Allah akan aku jawab
dengan jawaban yang berbeda-beda pula, selagi aku masih hidup,” jelas Ali
kepada kaum Khawarij. Wallahu A’lam. (Sumber : Kajian Kitab al-Mawaidh
al-‘Usfuriyah, Hadist ke-4) dan
(Jami' Bayanil 'Ilm wa Fadhlih, 1/68).
Nabi Sulaiman a.s. merupakan nabiyullah yang tercatat
dalam sejarah sebagai nabi yang cerdas, kaya raya, berkuasa dan shalih. Ada
hadits yang mengisahkan tentang nabi Sulaiman. Namun, hadits tersebut sanadnya dla’if
(lemah). Walaupun begitu, tidak berlebihan jika hadits tersebut kita
rasionalkan.
عَنِ ابْنِ
عَبَّاسٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
" خُيِّرَ سُلَيْمَانُ بَيْنَ الْمَالِ وَالْمُلْكِ وَالْعِلْمِ ، فَاخْتَارَ
الْعِلْمَ ، فَأُعْطِيَ الْمُلْكَ وَالْمَالَ لِاخْتِيَارِهِ الْعِلْمَ
Dari
Ibnu Abbas berkata, telah bersabda Rosulullah shollalhu ‘alaihi wasalam :“Sulaiman
diberi pilihan antara harta, kerajaan, atau ilmu. Maka Sulaiman memilih ilmu.
Lalu dengan sebab memilih ilmu (pada akhirnya) ia diberi kerajaan dan harta.” (H.R. Ibnu ‘Asakir dalam Tarikh Dimsaq, bab huruf
siin, no hadits, 21609).
Berbekal
ilmu yang luas, Nabi Sulaiman berhasil menguasai dunia bukan dikuasai dunia. Ia
pun berhasil menjadi raja yang cerdas nan kaya raya. Maka, sekali lagi kami tegaskan bahwa, tidaklah berlebihan jika
hadits dla’if tersebut dirasionalkan. Dan, memang begitulah fakta dan
realitas bahwa orang berilmu derajatnya lebih tinggi daripada yang tidak
berilmu.
Ilmu
sudah seharusnya diperlakukan lebih tinggi dibandingkan dengan harta, karena
kedudukan ilmu memang lebih tinggi dan bermanfaat dibandingkan dengan harta.
Jadikanlah harta sebagai alat untuk mencari ilmu, dan janganlah menjadikan ilmu
sekedar untuk mencari harta.
Iman
(spiritual) dan ilmu yang mengangkat derajat Anda, bukan harta. Maka, mereka
yang sukses cenderung mendekati para guru spiritual seperti para ulama, ustadz
dan kiayi. Atau kalau orang no Islam mereka mendekati tokoh agamanya.
Bahkan
Allah pun secara tegas menyatakan bahwa orang berilmu itu diangkat derajatnya
daripada yang tidak berilmu.
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ
آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
“Allah
akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang
diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu
kerjakan.” (Q.S. al-Mujadilah [58]:
11).
Semoga
Allah menjadikan kita semua orang yang memiliki ilmu dan tak pernah lelah untuk
mencari ilmu-ilmu baru. Amin ya robbal ‘alamiin...
(eiruelamirudin@gmail.com).
[1]
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dalam Tahdzibul
Atsar, Ath Thabrani dalam Al Kabir 1/108, Al Hakim 3/126, Al Khothib dalam
Tarikh Baghdad 11/48, Ibnu Asakir 2/159. (As
Silsilah Adh Dhaifah, 6/518-519)

harta dan ilmu
BalasHapusharta dan ilmu dalam islam
perbedaan harta dan ilmu
perbedaan harta dan ilmu menurut ali bin abi thalib
bimbo harta dan ilmu mp3
bimbo harta dan ilmu
hadits ilmu dan harta
harta ilmu
hadits tentang harta dan ilmu
kata mutiara harta dan ilmu
lirik lagu harta dan ilmu bimbo
apa perbedaan memiliki harta dan ilmu
kata mutiara tentang harta dan ilmu
download lagu bimbo harta dan ilmu
ilmu harta dan tahta
kaya harta dan kaya ilmu
harta atau ilmu
antara harta dan ilmu
ilmu dan harta menurut ali bin abi thalib
beda harta dan ilmu
ilmu dan harta ali bin abi thalib
perbedaan harta dan ilmu dalam islam
harta dijaga ilmu menjaga
hukum harta pusaka dan ilmu faraid